Untuk Sahabatku Yang Sedih Hatinya



Surat Untuk Sahabatku Yang Sedih Hatinya,

Assalamualaikum,

La Tahzan wahai sahabat...
Kehidupan ini penuh dengan liku-liku, cobaan, rintangan, ujian dan segala fatamorgananya, semua itu hanya untuk mengukur kadar keimanan dan ketaqwaan kita di hadapan ALLAH SWT. Maka setiap manusia akan diuji. 
QS Al-Ahzab, ayat 11 : "Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat".
QS Al-'Ankabuut ayat 2 : "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi".
Dan bukti kecintaaan ALLAH SWT kepada seorang insan adalah dengan mengujinya. Bagi siapa saja yang menyerah dengan keadaan yang dialaminya maka ia akan kalah dan akan terpuruk dalam kesesatan, namun siapa yang menjalani serta melewatinya dengan keikhlasan dan kesabaran, maka Derajat yang tinggi akan diraihnya kelak hingga pahala yang tak terhingga.

Kamu tak sendiri wahai sahabatku, masih ada sahabat-sahabatmu yang menyayangimu, masih banyak orang-orang disekitar yang peduli akan kamu. Terlebih lagi Sang Khalik yang selalu ada setiap detik denyut nadimu. Dekatkanlah dirimu kepada-NYA, bermohonlah dengan segenap jiwa ragamu, agar dirimu lebih tenang dan damai. Hanya kepada-NYA lah kita meminta pertolongan, berdoa dan berserah diri seraya menumpahkan curahan hati kita yang lemah ini. Berceritalah kepada-NYA, berkomunikasilah dengan-NYA, bersujud dan tadahkanlah tanganmu.Yakinlah ALLAH SWT itu Ar-Rahman dan Ar-Rahim,Maha mengasihi dan menyayangi melebihi dari semua insan yang menyayangimu.

Sahabatku,
Engkau boleh saja mengeluarkan air matamu di hadapan-NYA dalam kekhusukan malammu, karena kita semua adalah insan yang lemah di hadapan-NYA. Namun janganlah sampai engkau terlarut dalam kesedihan itu. Karena ALLAH SWT lebih mengetahui segala apapun yang ada di dalam lubuk terkecil hatimu, kemarin, hari ini dan esok.

Duhai sahabatku, saudaraku,
Lukamu adalah lukaku, deritamu juga deritamu, yang kau rasa akan kurasa, karena aku adalah sahabatmu dan saudaramu, kita berkeluarga dalam akidah Islam. Aku bukan mengguruimu, aku hanya mengingatkanmu walau pribadi ini belumlah sempurna, namun kebaikan ini harus disampaikan. Ingatkah duhai sahabatku, saudaraku, ALLAH telah berfirman,
QS Al-´Ashr, ayat 3 : "kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran".

Wahai sahabatku yang sedih hatinya,
Kamu tak sendiri, bukan hanya dirimu yang mendapat segala kesedihan yang mendalam. Aku, dan sebahagian sahabat lainnya juga pernah merasakan hal yang sama denganmu. Maka berdirilah dengan ketegaran dan ketabahan, semangatlah dengan senyuman indahmu, bahwa ada yang lebih baik lagi setelah ini terjadi.Ada makna dibalik prahara,Ada hikmah yang bermanfaat dalam suatu kejadian,Ada yang lebih baik lagi dari sebuah kepahitan,Ada kebahagiaan setelah derita kesedihan dan kesengsaraan,Ada rahasia besar akan terungkap.Sabarkanlah diri dan hatimu. "..Dan Allah beserta orang-orang yang sabar",


Wahai sahabatku, janganlah bersedih lagi...
Wassalam.


0 komentar: