Sholawat Untuk Uktiku




Dua tahun telah jalani pernikahan dengan wanita pilihan beliau. Di usia yang muda perkawinan ini, mereka berdua masih terlihat mesra dan langgeng, walau masih menumpang di rumah mertua namun hubungan mereka tetap masih harmonis dan bahagia. Kehidupan yang sangat sederhana di perlihatkan dari keluarga tersebut, tak ada istimewa dari apapun yang mereka miliki kecuali tatanan ucapan yang ramah dan sopan.

Suaminya selalu menyebutkan kata sayang pada istrinya, namun sering juga mengucapkan dengan “uktiku sayang”. Agar terdengar nyaman di telinga istrinya, dan memang itu pinta istrinya kepada suami.

Setiap pagi istrinya selalu menyiapkan segala sesuatu untuk suaminya yang akan berangkat bekerja setiap harinya, dia tunjukkan pengabdian tersebut kepada suami kesayangannya, mulai dari sepatu yang telah di semir, baju kerja, tas, hingga sarapan dan segelas teh hangat.

Namun fajar ini beda dirasakan suaminya, Melihat wajah sang istri yang berseri-seri menawan, senyum yang indah selalu terpancar dari sang istri. Sang suamipun beranjak untuk mandi, sesampainya di kamar sang suami terheran melihat sms dari istrinya yang tidak biasa yang isinya “aku mencintaimu sayang”. Setelah suaminya selesai dengan pakaian kerjanya, kemudian ia mengajak suaminya untuk sarapan bersama seperti biasanya hingga mereka selesai, tak ada satu patah katapun yang keluar selain dari pancaran senyum manis diantara keduanya.

Setelah mereka selesai dengan sarapan pagi, suaminya beranjak kembali ke kamar untuk mengambil tas kerja yang ternyata masih ketinggalan di kamar, istrinya mengikutinya dari belakang, namun sampainya di depan pintu kamar, si istri membisikkan sesuatu ketelinga suaminya ; “aku ingin tidur dipangkuanmu pagi ini sejanak, suamiku”. Kemudian sang suami memegang erat tangannya untuk membawanya ketempat tidur. Ia rebahkan tubuhnya ke kasur dan sandarkan kepalanya ke dada sang suami suami. Walaupun jam telah terlihat akan telat masuk ke kantor, namun suami itu luluh dengan permintaan istrinya hingga iapun merelakan aktivitasnya.

Beberapa saat kemudian sang istri memintakan kepada suaminya untuk melantunankan sholawat yang ia sukai, itu adalah senandung yang paling disukai istrinya dan sering mereka dengarkan bersama. “aktiku sayang, ijinkah engkau senandungkan selawat, agar aku dapat mendengarkan merdu dan syahdunya suaramu ditelingaku”. Pinta sang istri. Demi keinginan sang istri, tanpa bertanya apapun kemudian Sang suami melantunkan selawat atas permintaan sambil membelai kepala istrinya.
“Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika”

Selawat itu terus dia lantunkan, dan belaian tangannya tak terhenti walau tangannya terasa pegal. Sesaat kemudian, sang suami heran karena dingin yang dirasakan tangan istrinya itu, hingga ia sadar bahwa istrinya telah wafat. Berkaca-kaca mata sang suami, walau tak pernah ada dirasakan penyakit apapun didalam dirinya. “innalilahiwainailaihi rojiun”. Sejenak sesak yang dirasakan karena merasa tak tak yakin, hingga iapun kembali berfikir untuk mengikhlaskan kepergian istri kesayangan yang masih terasa menawan itu. Dan suaminya melantunkan selawat terakhir kepada istrinya.

Kini istrinya wafat dalam dekapan semakin erat suami tersayang dan memeluk tubuh yang tak bernyawa itu lagi, tangannya serasa tak ingin lepas dari tubuh mungil manis senyumnya. Meneteslah airmata suaminya yang menjatuhi kerudung jingga indah pembelian sang suami. “Ya Allah, pertemukanlah kami dalam surga-Mu kembali, karena engkau lebih mencintainya daripada aku, terima kasih telah Engkau titipkan bidadari  indah ini kepadaku, tempatkan ia disisi yang terbaik atas kehendak-Mu”. Doa sang suami. Menatap suaminya itu ke wajah istrinya yang tersenyum dalam akhirnya, mengusap pipi lembutnya untuk yang terakhir. Fajar itu telah membawanya kembali istrinya kepada Sang Khalik. Dekapan terakhir, sholawat terakhir yang dilantunkan buat istri tercintanya. (t)

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Anta Syamsun Anta Badrun
Anta Nuurun Fauqo Nuuri
Anta Iksiru Wagholi
Anta Misbahus Shuduri

Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Ya Habibi, habibi Muhammad
Ya ’Arusal Khofiqoini

Ya Muayyad Ya Mumajaad
Ya Imamal Qiblataini
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Ya Habibi Ya Muhammad












1 komentar:

  1. mau denger & download lagu sholawat :

    http://www.index-of-mp3.com/download-Sholawat-Ya_Nabi_Salam_%27Alaika-fsnJU8LbVaV.html

    BalasHapus